Sarawak adalah salah satu dari dua negara bagian Malaysia yang terletak di barat-laut pulau Borneo. Sarawak adalah negara bagian Malaysia yang terbesar, diikuti oleh negeri tetangganya, Sabah. Ibukotanya ialah Kuching (populasi 458.300 jiwa) yang secara harafiah berarti ‘kucing’.

Sejarah

Sarawak dikuasai oleh Kesultanan Brunei pada awal abad ke-19. James Brooke diangkat menjadi gubernur Sarawak pada 24 September 1841 dan diberi gelar Rajah oleh Sultan Brunei pada 18 Agustus 1842. Brooke hanya menguasai wilayah Sarawak yang paling barat, di sekitar Kuching. Ia berkuasa hingga kematiannya pada 1868. Pengganti James antara lain sepupunya, Charles Anthony Johnson Brooke dan anak Anthoni, Charles Vyner Brooke. Wilayah yang dikuasai oleh keluarga Brooke semakin luas, dengan menguasai wilayah yang tadinya milik Brunei. Namun kenyataannya Brunei hanya menguasai sungai strategis dan benteng di kawasan pesisir, sehingga Brookes sebenarnya merampas tanah para pejuang Muslim dan suku lokal.

Dinasti Brooke memerintah Sarawak selama satu abad dan dijuluki “Rajah Putih”, selaras dengan status Pangeran India dibawah Kekaisaran Britania. Prinsip keluarga Brooke adalah melindungi penduduk pribumi Sarawak dari kepunahan. Kaum Melayu dan Muslim setempat turut membantu pemerintahan Brookes, sedangkan Brookes mempekerjakan orang Iban dan Dayak sebagai pasukan Sarawak. Mereka juga mendukung kedatangan para pedagang Tionghoa.

Jepang menyerbu Sarawak pada 1941 dan menguasainya selama Perang Dunia II berlangsung hingga pasukan Australia menguasainya pada 1945. Rajah secara resmi menyerahkan Sarawak kepada Britania pada 1946, di bawah tekanan istrinya dan kalangan lain. Namun Anthony tidak mengakui kedaulatan Sarawak di bawah Britania. Kaum Melayu sangat menolak upaya kekuasaan Britania terutama dengan membunuh gubernur Britania pertama.

Sarawak menjadi lokasi utama saat konfrontasi Indonesia – Malaysia berlangsung pada 1962 hingga 1966. Sarawak menjadi sebuah negara bagian Malaysia berstatus otonomi di bawah federasi Malaysia pada 16 September 1963 walaupun sebelumnya sebagian penduduknya menolak rencana ini.

Geografi & Potensi Wisata

Dengan wilayah seluas 124.450 km², Sarawak mencakup 37,5% wilayah Malaysia. Sarawak terdiri dari sebelas Divisi Administratif, yaitu Kuching, Samarahan, Sri Aman, Betong, Sarikei, Sibu, Mukah, Kapit, Bintulu, Miri dan Limbang. Sarawak memiliki potensi wisata yang amat kaya, beberapa diantaranya yang terkenal adalah :

Kampung Budaya Sarawak

big_sarawak_culturalvillage1Perkampungan ini mempunyai penduduk yang khusus memamerkan aktivitas harian suku kaum negeri Sarawak seperti aktivitas memproses sagu dan menghasilkan kerajinan tangan. Mereka memakai pakaian tradisional dan mengadakan persembahan tarian tradisional untuk para pengunjung. Penduduk kampung ini menerangkan tentang cara hidup dan berbagai budaya mereka kepada pengunjung.

Kunjungan ke Rumah Panjang

big_sarawak_longhouse1Liburan ke Sarawak tidak lengkap tanpa lawatan ke rumah panjang yang merupakan tempat tinggal tradisional kebanyakan suku kaum pribumi disini seperti kaum Iban, Bidayuh dan Orang Ulu. Rumah panjang ialah sebaris rumah yang dihubungkan dengan jalur atau serambi yang dibagi bersama-sama keluarga-keluarga yang tinggal disitu dan diketuai oleh seorang ketua rumah panjang

The Grand Old Lady

dest_sarawak_grandoldlady1Dahulu, kota Miri hanyalah sebuah desa nelayan kecil. Penemuan minyak pada 22 Desember, 1910 di Canada Hill telah merubah masa depan tempat ini. Sebagai daerah pertama di Malaysia yang menemukan minyak, Miri mulai berkembang dengan pesat. Malah, eksplorasi pertama ini diberi nama ‘the Grand Old Lady’, dan telah mengeluarkan minyak selama 62 tahun.

Pasar Minggu Satok

big_sarawak_jlnsatok1Pasar yang menarik ini menawarkan kesempatan melihat dan mengenali hasil tanaman obat atau herbal, buah-buahan, tumbuh-tumbuhan dan hewan yang digunakan oleh penduduk Sarawak didalam masakan dan juga obat-obatan tradisional mereka. Suasana meriah dan keramahan penduduk setempat menjadikan kunjungan di pasar ini sangat menarik perhatian – dan yang penting : semuanya itu ada ditengah kota Kuching.

Taman Negara Tanjung Datu

big_sarawak_tanjungdatu1Tanjung Datu terletak di sudut paling Barat Negeri Sarawak. Disini, taman negara terkecil di Sarawak ini menawarkan kombinasi daya tarik yang jarang ditemui disatu tempat – terumbu karang serta hutan hujan perawan yang terletak hanya 100 meter saja antara satu dengan yang lainnya

Pusat Kehidupan Liar Matang

big_sarawak_matangwildlife1Pengunjung akan dapat melihat banyak Orang Utan disini terutama sekali pada waktu mereka diberi makan. Selain dari primata yang lucu ini, ada juga Beruang Madu, Rusa Sambar, Musang Civet dan tiga buah rumah burung yang memiliki Elang Laut, burung Kenyalang dan burung-burung lainnya asal Sarawak.

Safari Sungai Skrang

big_sarawak_skrang1Skrang merupakan salah satu lokasi rumah panjang yang mesti anda coba jika anda ingin melihat dan mengalami sendiri cara hidup masyarakat rumah panjang yang pada waktu dahulu dikenali sebagai tempat tinggal lanun dan pemburu kepala manusia. Kawasan hutan memberikan tantangan bagi anda yang menyukai aktivitas penelusuran hutan.

Taman Negara Bako

big_bako_national_park1Daya tarik utama disini ialah teluknya yang terlindung serta tanjung berbatu dengan tebing curam yang mengagumkan berhadapan dengan Laut China Selatan. Ombak laut, air masin dan angin kuat telah mengukir gerbang dan tiang batu aslinya di kaki tebing hingga ada yang diubah bentuknya oleh permukaan laut bagaikan kepala naga.

Taman Negara Batang Ai

big_sarawak_batangaihills1Danau ini merangkum kawasan Lembah Engkari dan Lembah Ai dimana pemandangan yang indah melengkapi suasana tenteram dan aman di sini. Cara terbaik untuk menikmati kawasan ini ialah dengan mengambil bagian dalam kunjungan ke rumah panjang kaum Iban dan mempelajari cara hidup mereka. Saksikan juga bagaimana kaum Iban berinteraksi dengan alam asri dalam hidup keseharian mereka tanpa mencemari atau memusnahkan lingkungannya.

Taman Negara Bukit Lambir

big_sarawak_lambirhill1Anda akan melihat kehidupan liar sambil anda menelusuri jalur-jalur trek hutan di taman negara ini. Jalur trek hutan ini merupakan yang terpanjang dan paling berliku menuju ke puncak Bukit Lambir (465 meter), namun pemandangan hebat hutan hujan di bawahnya membuatkan pendakian ini sangat berkesan.

Taman Negara Gunung Gading

big_sarawak_gununggading1Trek jalur hutan membawa pengunjung menuju ke sungai, air terjun dan kawasan gunung dan sebuah jalur lagi membawa pengunjung ke puncak Gunung Gading (906 m). Bentuk permukaan kawasan gunung ini begitu dramatik menyediakan latarbelakang yang indah pada daerah Lundu yang berdekatan serta pantai-pantai di Pandan dan Siar. Disini Bunga Rafflesia sering berkembang diantara bulan November hingga Januari.

Taman Negara Gunung Mulu

big_mulu21Taman ini meemiliki rangkaian gua terpanjang di dunia dan ‘Sarawak Chamber’ yaitu ruang bawah tanah terbesar di dunia yang bisa menampung empat puluh buah kapal terbang Boeing 747. Anda juga bisa mengunjungi Gua Rusa yaitu gua yang mempunyai terowongan terbesar di dunia yang bisa memuat lima buah gereja besar berukuran gereja Saint Paul di London.

Taman Negara Niah

big_sarawak_niahcave1Lukisan pada dinding batu telah dijumpai di kawasan yang kini dinamakan Gua Lukisan (Painted Cave) dan penemuan beberapa buah keranda berbentuk sampan menunjukkan bahwa kawasan ini pernah digunakan sebagai tempat persemadian di masa lampau. Kini gua ini menjadi tempat tinggal jutaan kelelawar.

Taman Negara Similajau

big_sarawak_similajau1Taman Negara Similajau yang terletak hanya 45 menit dari pekan Bintulu adalah sebuah tujuan wisata penghujung minggu yang menarik bagi mereka yang tinggal di tengah negeri Sarawak. Taman negara ini mempunyai pantai terindah di Malaysia dengan hamparan pantai berbatu dan berpasir dengan warna putih dan keemasan menghadap Laut China Selatan. Kawasan hutan di sekitar rumah panjang ini juga menawarkan penelusuran jalur trek hutan yang menarik.

Untuk mencari hotel murah di Sarawak silahkan lihat di halaman “Hotel Murah di Sarawak“.