Pulau ini hanya mempunyai satu pusat penyelaman skuba di Laut Sulu Malaysia yang dinamakan Lankayan Island Dive Resort dan merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihat ikan paus jerung. Salah satu dari 40 lokasi penyelaman skuba yang terdapat disini ialah Lankayan Wreck dimana bangkai sebuah kapal tunda ikan bisa ditelusuri penyelam.
Pulau Layang Layang menjadi tujuan penyelaman skuba yang terkemuka di Malaysia. Pulau karang ini terletak di lautan terbuka Laut China Selatan kira-kira 300 km ke Barat Laut Kota Kinabalu yaitu ibu kota negeri Sabah. Kawasan kecil ini menampung resort mewah, sebuah pangkalan tentara laut Malaysia dan menjadi tempat koloni burung laut yang hijrah dari satu tempat ke tempat lain mengikuti musim bersarang.
Pulau Mabul dikatakan salah satu lokasi fotografi-makro terhebat di dunia. Pulau yang terletak di perairan jernih Laut Sulawesi tidak jauh dari pantai Sabah ini dikelilingi terumbu karang yang melandai sedalam 2 hingga 40 meter. Pulau seluas 21 hektar ini menjadi kediaman kaum Bajau Laut yang merupakan satu etnik pribumi Negeri Sabah.
Mendiang Jacques Cousteau seorang peneliti laut terkenal di dunia menggambarkan Pulau Sipadan sebagai ‘hasil seni agung yang tidak terusik manusia’, sementara para penyelam skuba di seluruh dunia memilih pulau ini sebagai salah satu dari lima tujuan menyelam terunggul di dunia.
Pemandangan indah dan lingkungannya yang bersih telah menarik minat Rangkaian TV CBS dari Amerika untuk menggunakan pulau ini sebagai lokasi utama bagi penggambaran acara ‘Survivor’ yang populer yang lalu memberi gelaran ‘Survivor Island’ pada pulau ini.
Inilah kawasan yang sesuai bagi penyelam yang ingin melihat keindahan dasar laut. Lima buah pulau indah yang terdapat disini yaitu Manukan, Mamutik, Sulug, Gaya dan Sapi mempunyai pantai yang putih bersih dan perairan dipenuhi berbagai jenis ikan dan terumbu karang.
Rainforest Discovery Centre (RDC)
Penggemar, pencinta alam, para peneliti, pelajar sekolah dan berbagai kelompok umur pasti terpesona bila datang kesini dan mengenali lebih dekat keistimewaan hutan hujan melalui RDC. RDC turut membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga hutan hujan dan juga cara terbaik menggunakan sumber-sumber hutan.
Kawasan ini mempunyai berbagai jenis bunga anggrek liar. Pengunjung bisa mendaki ke puncak bongkahan batu kapur ini untuk menikmati pemandangan indah di sekitar hutan lebat yang menyelubungi kawasan ini. Pada waktu malam, hutan ini dipenuhi bunyi kehidupan liar yang menghasilkan ’simfoni hutan’ yang menarik.
Kegiatan mengumpulkan sarang burung secara beramai-ramai menjadikan lokasi ini seakan-akan sebuah pesta. Proses mengumpulkan sarang burung ini agak dramatis di mana kaum lelaki menyabung nyawa dengan memanjat hingga ke dinding gua untuk mengumpulkan sarang burung.
Via ferrata (jalur besi dalam bahasa Itali), sebenarnya adalah suatu jalur di sisi gunung yang menggunakan tali, kabel dan peralatan lainnya untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Terdapat lebih 300 jalur via ferrata di seluruh dunia, dan via Gunung Kinabalu, Malaysia adalah salah satunya.
Kawasan tadah hujan yang luas ini merupakan tempat tinggal badak Sumatera, orang utan, ungka, kancil, serta harimau bintang. Terdapat 270 spesies burung yang telah dicatat di kawasan ini. Lembah Danum mempunyai sebuah eko-resort pertama di Sabah yaitu Borneo Rainforest Lodge.
Lokasi ini merupakan kawasan cantik yang memiliki kekayaan alam asri yang unik. Disini terdapat lebih 30 spesies mamalia, 270 spesies burung dan lebih 80 spesies bunga anggrek yang berharga dan jarang ditemui. Terdapat juga kawasan air terjun ditemui di sepanjang kawasan tadah hujan ini.
Pusat Perlindungan Orang Utan Sepilok
Tempat yang mempesona dimana pengunjung bisa memperhatikan para pelatih mengajar Orang Utan yang kehilangan induknya atau yang telah tersingkir mengenai cara-cara memanjat di lingkungan asli alam mereka. Hewan di dalam kurungan dilatih kembali untuk menyiapkan mereka menghadapi kehidupan di hutan tempat tinggal awal mereka.
Pengalaman berjalan di dalam hutan dan penemuan bunga Rafflesia yang sedang kembang mekar menjadikan Hutan Simpan Rafflesia ini tempat yang menarik untuk dikunjungi. Pusat Rafflesia menawarkan informasi tentang buga terbesar di dunia, Rafflesia Precei.
Kinabatangan adalah sungai kedua terpanjang di Malaysia, sepanjang 560 kilometer dari hulunya di pegunungan sebelah barat laut (Southwest) Sabah dan mengalir ke kawasan Laut Sulu di Timur Sandakan. Sungai Kinatabangan terkenal karena kekayaan berbagai spesies flora dan fauna langka yang terdapat bisa dijumpai disini.
Gunung Kinabalu yang terlihat perkasa ini sebenarnya sebuah bongkahan granit yang besar yang menjulang tinggi di permukaan bumi. Proses pengikisan yang terjadi bertahun-tahun lamanya telah mengikis lapisan pasir dan batu beribu kaki tebalnya dan merubah bentukan granit ini. Permukaan inilah yang menjadi daya tarik Taman Kinabalu.
Sekiranya anda berjalan-jalan disekeliling pulau ini, anda pasti kagum melihat betapa banyak penyu naik ke darat untuk bertelur – jejak mereka bisa kelihatan di permukaan pasir berhari-hari lamanya.
Tags: Batu Punggul, Gua Madai, Gunung Kinabalu Via Ferrata, Lembah Danum, Maliau Basin, Pulau Lankayan, Pulau Layang Layang, Pulau Mabul, Pulau Sipadan, Pusat Perlindungan Orang Utan Sepilok, Pusat Rafflesia, Rainforest Discovery Centre (RDC), Sungai Kinatabangan, Taman Kinabalu, Taman Laut Pulau Penyu, Taman Laut Pulau Tiga, Taman Laut Tunku Abdul Rahman

