Ketika hendak berkunjung ke sebuah negara, hal lainnya yang juga perlu diketahui ialah sistem pemerintahan negara yang bersangkutan. Malaysia memiliki sistem kenegaraan yang merupakan warisan kaum kolonial Britania. Federasi Malaysia merupakan sistem Monarki Konstitusional. Kepala Negara Malaysia ialah Yang di-Pertuan Agung atau biasa disebut dengan Raja Malaysia.

Sistem parlementer Westminster dipilih sebagai sistem pemerintahan resmi Malaysia. Meski demikian, ternyata dalm praksisnya kekuasaan lebih dipegang oleh sektor eksekutif ketimbang legislatifnya. Pasca kemerdekaan pada tahun 1957, Malayisa diperintah oleh koalisi banyak partai yang disebut dengan Barisan Nasional—dulu pernah disebut dengan Aliansi.

Sistem kekuasaan legislatif di Malaysia dibagi antara legislatur persekutuan dan legislatur negeri. Parlemen Bikameral sendiri terdiri dari Dewan Rendah, Dewan rakyat—DPR dalam sistem di Indonesia, Dewan Tinggi, Senat dan Dewan Negara. Sebanyak 222 anggota Dean Rakyat dipilih oleh rakyat dari daerah pemilihan beranggota tunggal yang akan menjabat selama 5 tahun. Sementara 70 senator akan memegang masa jabatan selama 3 tahun, dimana 26 orang diantaranya dipilih oleh 13 majelis negara bagian.

Semntara kekuasaan eksekutifnya dilaksanakan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri. Dalam Konstitusi Malaysia ditetapkan bahwa perdana menteri Malaysia haruslah anggora Dewan rakyat yang kepemimpinannya diresti oleh Yang di-Pertuan Agung dan mendapatkan dukungan mayoritas di parlemen. Sedangkan kabinet dipilih dari para anggota Dewan Rakyat dan Dewan Negara yang kemudian bertanggungjawab kepada badan tersebut.

Pemerintahan negara bagian

Pemerintahan negara bagian dipimpin oleh menteri besar di negeri-negeri Malaya; atau Ketua Menteri di negara bagian yang tidak memiliki monarki lokal. Kemudian di tiap-tiap negara bagian yang memiliki monarki lokal maka menteri besar haruslah seorang Suku Melayu Muslim. Kekuasaan politik di Malaysia amat penting untuk memperjuangkan suatu isu dan hak. Oleh karena itu kekuasaan memainkan peranan yang amat penting dalam melakukan perubahan.

Selamat Berkunjung!